Enrique Iglesias ft. Valen Hsu – You’re My Number One

Juni 27, 2011 1 komentar

Lagu lama yang masih cukup membuat hati bergidik kalo mendengarkan nya…:D hehe….

Lyrics

I’ve kissed the moon a million times
Danced with angels in the sky
I’ve seen the world from the highest mountain
Tasted love from the purest fountain
I’ve seen lips that spark desire
Felt the butterflies a hundred times

I’ve even seen miracles
I’ve felt the pain disappear
But I still haven’t seen anything
That amazes me quiete like you do

c/o
You bring me up when I’m feeling down
You touch me deep you touch you me right
You do the things I’ve never done
You make me weak you make me wild
‘Cause baby, your my # 1

I’ve sailed in a perfect dream
I’ve seen the sun make love to the see
I’ve kissed the moon a million times
Danced with angels in the sky

I’ve even seen miracles
I’ve seen the tears diappear
But still haven’t seen anything
That amazes me quite like you do
(Chorus)
(Solo)
(Chorus)

Download from 4shared

regard,
sebastian88

Iklan

Flow Control – Looping

Juni 26, 2011 1 komentar

Berikutnya saya akan membahas “Flow Control – Looping”. Tutorial ini adalah tutorial lanjutan dari atikel sebelumnya yang berjudul “Flow Control – Branching“.
Untuk melihat semua tutorial php, bisa mampir ke halaman “Materi-Materi Tutorial PHP“.

Looping / Perulangan
Looping atau perulangan merupakan hal penting di dalam pembuatan program, sekarang kita akan coba membahas mengenai looping. Ada 3 jenis Looping, yaitu DO WHILE, WHILE, FOR.

  • DO WHILE

    Syntax Umum Perulangan “DO WHILE”

    				do
    				{
    					//statement
    				}
    				while(kondisi);
    			

    Do While merupakan perulangan yang dilakukan minimal 1x, karena pengecekan dilakukan di akhir. Perulangan ini dilakukan selama kondisi bernilai TRUE, sehingga jumlah perulangan tidak diketahui.

    			<?php
    				$i = 0;
    				do
    				{
    					echo $i++."<br/>";
    				}
    				while($i < 5); //berati dia akan loop sebanyak 5 kali, disini kita membuat contoh yang penambahan nya secara konstan sehingga kita tahu jumlah loop yang akan dilakukan.
    
    				do
    				{
    					echo "cetak lagi. <br/>";
    				}
    				while($i > 10);	//value $i yang terakhir adalah 5 (dari loop sebelum nya), dan nilai pengecekan tidak bernilai TRUE, sehingga hanya akan dilakukan 1x saja sebelum pengecekan.
    			?>
    		
  • WHILE

    Syntax Umum Perulangan “DO WHILE”

    				while(kondisi)
    				{
    					//statement
    				}
    			

    WHILE memiliki konsep yang sama dengan DO WHILE dimana tidak diketahui jumlah perulangan nya secara pasti, hanya saja pengecekan kondisi dilakukan di bagian awal statement. Berbeda dengan DO WHILE, WHILE bisa saja tidak dilakukan sama sekali.

    			<?php
    				$i = 0;
    				while($i < 5);
    				{
    					echo $i++."<br/>";
    				}
    
    				while($i > 10);	//nilai $i yang terakhir adalah 5, sehingga pada pengecekan di awal, kondisi bernilai FALSE, sehingga tidak terjadi perulangan.
    				{
    					echo "cetak lagi. <br/>";
    				}
    			?>
    		
  • FOR

    Syntax Umum Perulangan “DO WHILE”

    				for(awal; akhir; step)
    				{
    					//statement
    				}
    			

    Berbeda dengan DO WHILE dan WHILE, FOR merupakan kondisi yang kita ketahui jumlah perulangan nya. Karena kita menentukan nilai awal dan akhir perulagan. Step dapat berupa increment atau decrement.

    			<?php
    				for($i=0;$i<5;$i++)
    				{
    					echo $i."<br/>";
    				}
    
    				for($i=0;$i>10;$i++)	//nilai $i akan di perbaharui, pada kondisi awal looping, tetapi pengecekan angsung berniali FALSE, sehingga tidka ada perulangan yang terjadi.
    				{
    					echo "cetak lagi. <br/>";
    				}
    
    			?>
    		

Nah, looping itu simple yang penting bayangkan saja looping yang terjadi. okey, contoh lagi.

	//Ini adalah contoh membuat persegi menggunakan 2 looping bertingkat.
	<?php
		for($i=0;$i<5;$i++)		//coba rubah 5 menjadi 10, apa yang terjadi?
		{
			for($j=0;$j<5;$j++)
			{
				echo "*";
			}
			echo "<br/>";
		}
	?>
	
	//ini adalah contoh membuat segitiga siku-siku menggunakan 2 loop
	<?php
		for($i=0;$i<5;$i++)
		{
			for($j=0;$j<=$i;$j++)
			{
				echo "*";
			}
			echo "<br/>";
		}
	?>
	//kalo yang alas di atas gimana? -> clue nya balik loop $j

Nah, latihan yang lebih dalam lagi bisa dilihat di materi berikut nya, “Latihan php Bagian 2”.

regard,
sebastian88

Honda CBR 250 R – Harga dan Spesifikasi

Motor Honda Idaman! CBR 250 R resmi di rilis oleh astra di Indonesia beberapa waktu yang lalu.
Penampilan Honda CBR250R, nyaris tak jauh beda dengan motor-motor sport biasa (sport touring), seperti Honda Tiger atau Yamaha Bison, hanya saja mesin yang diusungnya cukup besar, yakni 250 CC DOHC dengan silinder tunggal, 6-kecepatan, 4-valve, berpendingin cair (liquid cooled), dan tentunya emisi gas buangnya telah memenuhi standar Euro-2. Jadi, jangan bandingkan pula motor sport ini dengan Kawasaki Ninja 250, yang penampilannya lebih ‘garang’ dan memang benar-benar seperti motor balap. Tapi Honda CBR250R tampil dengan konsep desain generasi terbaru untuk kategori sport full fairing, perancangannya berdasarkan “Mass Centralization Form”. Model Honda CBR250R juga terinspirasi dari perpaduan antara model Honda VFR1200F dan CBR1000RR.
Untuk pasar dalam negeri PT AHM menawarkan dua model CBR250R, yakni varian yang menggunakan rem ABS (antilock breaking system) yang dihargai Rp 46,5 juta, dan yang tanpa ABS Rp 39,9 juta. Harga tersebut on the road Jakarta.

Kurang lebih spesifikasinya ada di bawah ini…hehe

Nama Pemasaran CBR250R
Tipe Model Honda MC41
Dimensi (mm)
Panjang
2.035
Lebar
720
Tinggi
1.125
Jarak sumbu roda
1.370
Ground Clearance
145
Tinggi sadel
780
Berat 161 kg (standar), 165 (ABS)
Mesin
Tipe CS250RE, 4-langkah, satu sillinder, DOHC, pendingin cairan
Kapasitas 249 cc
Diameter x langkah 76,0 x 55,0 mm
Perbandingan kompresi 10,7
Sistem pasokan bahan bakar Sistem injeksi bensin diprogram (PGM-FI)
Tipe starter Swa-starter
Pengapian Transistor
Tipe pelumasan Basah
Kapasitas tangki bensin 13 liter
Pemindah tenaga
Tipe kopling Multi-pelat basah dengan per koil
Transmisi Konstan-mesh, 6-percepatan
Perbandingan gigi 1. 3,333
2.
2,118
3.
1,571
4.
1,304
5.
1,115
6.
0,963
Perbandingan gigi reduksi (primer, sekunder) 2,808/2,714
Sudut kaster/trail (mm) 25 derajat 00’ 95
Ukuran ban Depan 110/70-17M/C
Belakang 140/70-17M/C
Rem Depan Cakram hidraulik
Belakang Cakram hidraulik
Suspensi Depan Teleskopik
Belakang Mono (Pro-Link, lengan ayun)
Tipe rangka Diamond

regardn,
sebastian88

Flow Control – Branching

Juni 26, 2011 1 komentar

Berikutnya saya akan membahas “Flow Control – Branching”. Tutorial ini adalah tutorial lanjutan dari atikel sebelumnya yang berjudul “Flow Control – Sequent/Berurutan“.
Untuk melihat semua tutorial php, bisa mampir ke halaman “Materi-Materi Tutorial PHP“.

Branching/Percabangan
Okay, sekarang kita akan bahas mengenai Percabangan/Branching. Percabangan di php ada 2, yaitu “IF” dan “SWITCH”.

  • IF

    Syntax Umum Percabangan “IF”

    				if(exp1)
    				{
    					//statement 1
    				}
    				elseif(exp2)
    				{
    					//statement 2
    				}
    				else
    				{
    					//statement 3
    				}
    			[/sourceode]
    			<em>Syntax Lain "IF"</em>
    			
    				(exp1) ? -statement jika exp1 true- : -statement jika exp1 false- ;
    			

    Kurang lebih secara simple seperti itu. Oh ya, untuk contoh, sekalian kita belajar untuk operator logika. Mari kita lihat saja Contoh di bawah ini:

    			<?php
    				$a = "5";
    				$b = 5;
    				if($a == $b) echo "deklarasi beda, tapi dianggap sama <br/>";	//ini sekalian menunjukkan kalo ketika deklarasi menggunakan petik, dan tidak, di php di anggap sama.
    
    				$coba1 = "lima";
    				$coba2 = "sepuluh";
    				$coba3 = ($coba1 == $coba2);
    				if($coba3) echo "\$coba3 bernilai TRUE <br/>";
    				else echo "\$coba3 bernilai FALSE <br/>";
    				//yang tercetak adalah statement ELSE, karena $coba1 memang tidak sama dengan $coba2, dan nilai tersebut ditampung di dalam variabel $coba3
    
    				//coba kalo bertingkat
    				$var1 = TRUE;
    				$var2 = FALSE;
    				if($var1)
    				{
    					if(!$var2)
    					{
    						echo "Masuk ke A <br/>";
    					}
    					else
    					{
    						echo "Masuk ke B <br/>";
    					}
    				}
    				else
    				{
    					echo "Masuk ke C <br/>";
    				}
    				//yang tercetak adalah A, karena pengecekan pertama bernilai TRUE, kemudia masuk ke pengecekan !$var2 dimana dapat diartikan sebagai NOT $var2 = NOT FALSE = TRUE
    
    				(TRUE) ? $a="TRUE" : $a="FALSE" ;	//$a akan terisi dengan "TRUE", karena if TRUE.
    				echo $a."<br/>";
    
    				(FALSE) ? $a="TRUE" : $a="FALSE" ;	//$a akan terisi dengan "FALSE", karena if FALSE -> jelas masuk ke statement else.
    				echo $a."<br/>";
    
    				//kalo $a yang berisi string di masukkan ke IF gimana?
    				if($a) echo "tetap di anggap true <br/>";
    				else echo "di anggap false <br/>";
    				//yang di anggap tetap TRUE, berati tetap di anggap sebagai operator boolean
    
    				//kalo kita mau mencetak sesuatu setelah statement if, kita bisa pakai cara:
    				echo (TRUE) ? "cetak TRUE" : "cetak FALSE";	//cara ini lebih simple ketika percabangan hanya berisi degnan sebuah echo saja.
    			?>
    		
  • SWITCH

    Syntax Umum Percabangan “SWITCH”

    				switch($var)
    				{
    					case <nilai1> : (statement1);break;
    					case <nilai2> : (statement2);break;
    					case <nilai3> : (statement3);break;
    					....
    					default (statement default);
    				}
    			[/sourceode]
    			Syntax di atas sama dengan syntax penulisan if seperti di bawah ini:
    			
    				if($var == <nilai1>) (statement1)
    				elseif($var == <nilai2>) (statement2)
    				elseif($var == <nilai3>) (statement3)
    				....
    				else
    			

    Langsung saja kita masuk ke contoh penggunaan:

    			<?php
    				$pengecekan = "d";	//nanti di rubah-rubah value nya variabel ini yah untuk membuktikan percabangan-percabangan nya
    				switch($pengecekan)
    				{
    					case "a" : $a=10;echo $a."<br/>";
    					case "b" : $a=20;echo $a."<br/>";break;
    					case "c" : {
    						switch("none")
    						{
    							default : echo "switch bisa cuma default aja. <br/>";
    						}
    					} break;
    					case "d" : {
    						switch("case")
    						{
    							case "case" : echo "switch bisa cuma case aja. <br/>";
    						}
    					} break;
    					case "e": {
    						echo "di dalam sebuah case ";
    						if(TRUE) echo "bisa memiliki statement percabangan lain,";
    						echo "bahkan statement yang lebih kompleks sekalipun."
    					}
    					default : echo "ini masuk ke bagian default";
    				}
    
    			?>
    		

    cara belajar source code nya, adalah rubah value dari variabel $pengecekan sesuai dengan di bawah ini:

    1. ubah jadi “a”. Apa yang terjadi? Case nya masuk ke case yang mana? pasti case “a” dan “b”! yap, karena di bagian akhir case “a” tidak terdapat “break;” di akhir statement nya. jadi “break;” disini digunakan untuk menyetop case supaya tidak tercetak case yang di bawah nya.
    2. ubah jadi “c”. Apa yang terjadi? yup, switch bisa saja tidak memiliki case, hanya default aja.
    3. ubah jadi “d”. Apa yang terjadi? yup, switch bisa saja hanya memiliki case, tanpa perlu ada default.
    4. ubah jadi “e”. Yup, seperti tampilan nya, di dalam sebuah statement case, kita bisa memiliki statement-statement yang lebih kompleks sekalipun.

Percabangan itu simple, yang penting anda bisa membayangkan secara berurutan saja. Hal yang penting di dalam percabagan adalah kita harus menguasai operator logika, mungkin operator logika akan saya coba tambahkan di lain kesempatan karena kita hanya berfokus ke fungsi-fungsi, syntax-syntax php saya untuk kelompok tutorial ini.

regard,
sebastian88

Flow Control – Sequent

Juni 26, 2011 1 komentar

Berikutnya saya akan membahas “Flow Control – Sequent”. Tutorial ini adalah tutorial lanjutan dari atikel sebelumnya yang berjudul “Latihan php Bagian 1“.
Untuk melihat semua tutorial php, bisa mampir ke halaman “Materi-Materi Tutorial PHP“.

Dalam setiap bahasa pemrogramman, kita akan menemui 3 logika dasar, yaitu berurut(sequent), percabangan(branching), dan perulangan(looping). Dalam 3 artikel tutorial ke depan, akan dijelaskan ketiga hal tersebut.

Berurut Sequent
logika ini adalah logika paling sederhana, dimana setiap baris program akan dijalankan secara berurutan dari atas sampai ke bawah sampai baris yang terakhir. Sebenarnya ini sudah dicontohkan pada beberapa artikel sebelumnya, terutama pada artikel “Operator di dalam php“. Okay, akan saya berikan 1 contoh sederhana saja

	<?php
		$var1 = 10;
		echo "\$var1 = ".$var1."<br/>";	//oh ya, untuk mencetak dollar "$" kita harus menggunakan backslash "\"
		$var2 = 5;
		$var3 = 12;
		$var1 = $var2+$var1;
		echo "\$var1 = ".$var1."<br/>";
		echo "\$var2 = ".$var2."<br/>";
		echo "\$var3 = ".$var3."<br/>";
	?>

Nah, urutan program di atas adalah:

  1. Line 2 adl melakukan pengesetan pada variabel $var1 dengan nilai 10
  2. Line 3 adl menampilkan isi variabel $var1 yang diset nilainya pada line 2
  3. line 4 adl pengesetan variabel $var2 dengan 5
  4. line 5 adl pengesetan variabel $var3 dengan 12
  5. line 6 adl mengisi/menimpa nilai $var1 dengan penjumlahan $var2 + $var 3
  6. line 7 adl mencetak nilai $var1
  7. line 8 adl mencetak nilai $var2
  8. line 9 adl mencetak nilai $var3

Untuk materi “Flow Control – Sequent” kurang lebih ini yang dapat saya ajarkan, karena memang tidak terlalu banyak materi kali ini, hanya seputar konsep saja.
regard,
sebastian88

Latihan PHP Bagian 1

Juni 25, 2011 2 komentar

Berikutnya saya akan memberikan “Latihan php 1”. Tutorial ini adalah tutorial lanjutan dari atikel sebelumnya yang berjudul “Operator dalam php“.
Untuk melihat semua tutorial php, bisa mampir ke halaman “Materi-Materi Tutorial PHP“.

Karena materi masih belum memungkin untuk membuat program, maka kita akan mencoba latihan membaca program, dan melihat proses nya. Silahkan anda menebak hasil dari source program di bawah ini:

	<?php
		$a = 10;
		$b = 5;
		$c = $a + $b / 2;
		echo $a." ~ ".$b." ~ ".$c."<br/>";

		$c += 1;
		$c -= $a;
		++$b;
		echo $a." ~ ".$b." ~ ".$c."<br/>";

		$d = "5";
		$d *= $a;
		echo $a." ~ ".$b." ~ ".$c." ~ ".$d."<br/>";

		$d = $a.$b;
		++$a;
		$B = 0;
		$c -= 10;
		echo $a." ~ ".$b." ~ ".$c." ~ ".$d."<br/>";

		echo $a++." ~ ".--$b." ~ ".($c*3/2-0.75)."<br/>";
		echo ++$a." ~ ".--$b." ~ ".$c++."<br/>";
		echo $a--." ~ ".$b--." ~ ".$c.($d %= 10)."<br/>";
		echo $a--." ~ ".$b++." ~ ".$c.($d %= 10)."<br/>";
		echo $a." ~ ".$b." ~ ".$c." ~ ".$d."<br/>";			

	?>

Okey..bagaimana?pusing?
kalo pusing dan ingin tahu jawaban nya bisa download ke : 4shared.

regard,
sebastian88

Uff Teri Ada By karthik calling karthik

Ini dia lagu india yang jozz!!!
Pertama kali dapet di serial Oursourced…cekidot bro!

regard,
sebastian88

Kategori:Penting Gak?