Arsip

Archive for the ‘Website’ Category

Array di dalam PHP

Berikutnya saya akan memberikan “Array dalam php”. Tutorial ini adalah tutorial lanjutan dari atikel sebelumnya yang berjudul “Latihan Php Bagian 2“.
Untuk melihat semua tutorial php, bisa mampir ke halaman “Materi-Materi Tutorial PHP“.

Array secara umum adalah sebuah variabel yang dapat menampung beberapa nilai yang memiliki tipe data yang sama. Dan yang menjadi acuan di dalam pengaksesan value array di dalam php adalah index, index pada umumnya memiliki nilai angka.
Tetapi di dalam php, kedua hal tersebut tidak berlaku. Array di dalam php dapat menampung lebih dari tipe data dan index di dalam php dapat berupa angka, huruf, atau campuran.

	<?php
		//cara pendeklarasian secara umum
		$nama_var = array();
		$nama_var[1] = "nilai 1";
		$nama_var[2] = "nilai 2";
		$nama_var[4] = "misal index 3 tidak memiliki value";
		//kalo ini index bisa kita atur

		//atau bisa secara langsung nilai nya
		$nama_var = array("nilai 1", "nilai 2", "nilai 3");
		//kalau ini index nya default 1,2,3,dst

		//atau
		$nama_var = array(
			"index 1" => "nilai 1",
			"index 2" => "nilai 2",
			"index 4" => "nilai 4"
			);
		//kalo ini index juga bisa atur

		//contoh kalo index ita atur campuran antara string dan angka
		$var = array("asd","3");
		$var[0]="ini adalah index angka";
		$var["1"]="ini adalah index string yang memiliki value angka";
		$var["dua"]="ini adalah index angka";
		$var[3]=3;	//ini adalah contoh dimana value nya bisa angka, padahal nilai sebelumnya adalah string.
		print_r($var);	//print_r(adalah untuk cetak sebuah array dan object secara herarchial)
		/*	ini cara comment beberapa line langsung

			back to array, ini cetakan nya secara rapi
			Array ( 
				[0] => ini adalah index angka 
				[1] => ini adalah index string yang memiliki value angka 
				[dua] => ini adalah index angka 
				[3] => 3 
			) 
		*/
	?>
	<em>coba untuk bentuk deklarasi yang memiliki variabel $nama_var di atas, dicetak menggunakan print_r</em>

nah, kalo di atas sudah belajar contoh cara deklarasi array di dalam php, sekarang kita lihat kegunaan array di dalam pemrogramman.
Contoh, ketika kita mengakses database(besok), kemudian kita mengambil list peserta misalnya, kemudian kita hasil kembalian dari database dikembalikan ke kita dalam betuk variabel yang banyak, gimana kita mengakses nya di dalam pemrograman? Nah, dengan array kita bisa mendapatkan list tersebut di dalam array, sehingga kita hanya perlu pengetahui index nya untuk bisa mengakses value/nilai nya.

Nah, kurang lebih itu materi yang saya bagian untuk array di dalam php. Untuk lebih memahami nya, silahkan pelajari materi-materi yang saya buat di kumpulan tutorial php.

regard,
sebastian88

Latihan php Bagian 2

Juni 27, 2011 2 komentar

Berikutnya saya akan memberikan “Latihan php 1”. Tutorial ini adalah tutorial lanjutan dari atikel sebelumnya yang berjudul “Flow Control – Lopping“.
Untuk melihat semua tutorial php, bisa mampir ke halaman “Materi-Materi Tutorial PHP“.

Sekarang kita akan berlatih….:D ada beberapa tampilan hasil sebuah program, silahkan dibuat program nya.

  1. ada 2 variabel, $p dan $l. akan dibentuk sebuah persegi yang saling bergantian motif nya.
    untuk lebih jelasnya, silahkan lihat contoh di bawah ini.

    $p=5;
    $l=5;

    *-*-*
    -*-*-
    *-*-*
    -*-*-
    *-*-*

    $p=4;
    $l=3;

    *-*-
    -*-*
    *-*-

    $p=2;
    $l=6;

    *-
    -*
    *-
    -*
    *-
    -*

  2. ada 1 variabel, $x.
    ketika $x ganjil, maka akan dicetak segitiga siku-siku terbalik dengan alas=tinggi=$x.
    ketika $x genap, maka akan di cetak segitiga siku-siku tegak dengan alas=tinggi=$x.

    $x=4;

    *
    **
    ***
    ****

    $x=3;

    ***
    **
    *

  3. ada 1 variabel, $n.
    $n adalah angka yang akan dihitung faktorial nya.

    $n=5;

    5! = 5*4*3*2*1 = 120

    $n=2;

    2! = 2*1 = 2

  4. ada 1 variabel, $n.
    $n adalah nilai dari sebuah deret fibonaci ke n.
    deret fibonaci adalah deret yang nilai pertama dan kedua nya adalah 1, dan nilai berikutnya merupakan penjumlahan 2 nilai sebelumnya.
    1 1 2 3 5 8 13 dst…

    $n=3

    nilai fibonaci ke 3 adalah 2.

    $n=5

    nilai fibonaci ke 5 adalah 5.

  5. ada 1 variabel, $n.
    $n adalah panjang sebuah persegi sama sisi, dimana didalam persegi tersebut terdapat sebuah wajik.

    $n = 1;

    *

    $n = 2;

    **
    **

    $n = 3;

    #*#
    ***
    #*#

    $n = 4;

    #**#
    ****
    ****
    #**#

    $n = 5;

    ##*##
    #***#
    *****
    #***#
    ##*##

Jawaban bisa di download di 4shared.

regard,
sebastian88

Flow Control – Looping

Juni 26, 2011 1 komentar

Berikutnya saya akan membahas “Flow Control – Looping”. Tutorial ini adalah tutorial lanjutan dari atikel sebelumnya yang berjudul “Flow Control – Branching“.
Untuk melihat semua tutorial php, bisa mampir ke halaman “Materi-Materi Tutorial PHP“.

Looping / Perulangan
Looping atau perulangan merupakan hal penting di dalam pembuatan program, sekarang kita akan coba membahas mengenai looping. Ada 3 jenis Looping, yaitu DO WHILE, WHILE, FOR.

  • DO WHILE

    Syntax Umum Perulangan “DO WHILE”

    				do
    				{
    					//statement
    				}
    				while(kondisi);
    			

    Do While merupakan perulangan yang dilakukan minimal 1x, karena pengecekan dilakukan di akhir. Perulangan ini dilakukan selama kondisi bernilai TRUE, sehingga jumlah perulangan tidak diketahui.

    			<?php
    				$i = 0;
    				do
    				{
    					echo $i++."<br/>";
    				}
    				while($i < 5); //berati dia akan loop sebanyak 5 kali, disini kita membuat contoh yang penambahan nya secara konstan sehingga kita tahu jumlah loop yang akan dilakukan.
    
    				do
    				{
    					echo "cetak lagi. <br/>";
    				}
    				while($i > 10);	//value $i yang terakhir adalah 5 (dari loop sebelum nya), dan nilai pengecekan tidak bernilai TRUE, sehingga hanya akan dilakukan 1x saja sebelum pengecekan.
    			?>
    		
  • WHILE

    Syntax Umum Perulangan “DO WHILE”

    				while(kondisi)
    				{
    					//statement
    				}
    			

    WHILE memiliki konsep yang sama dengan DO WHILE dimana tidak diketahui jumlah perulangan nya secara pasti, hanya saja pengecekan kondisi dilakukan di bagian awal statement. Berbeda dengan DO WHILE, WHILE bisa saja tidak dilakukan sama sekali.

    			<?php
    				$i = 0;
    				while($i < 5);
    				{
    					echo $i++."<br/>";
    				}
    
    				while($i > 10);	//nilai $i yang terakhir adalah 5, sehingga pada pengecekan di awal, kondisi bernilai FALSE, sehingga tidak terjadi perulangan.
    				{
    					echo "cetak lagi. <br/>";
    				}
    			?>
    		
  • FOR

    Syntax Umum Perulangan “DO WHILE”

    				for(awal; akhir; step)
    				{
    					//statement
    				}
    			

    Berbeda dengan DO WHILE dan WHILE, FOR merupakan kondisi yang kita ketahui jumlah perulangan nya. Karena kita menentukan nilai awal dan akhir perulagan. Step dapat berupa increment atau decrement.

    			<?php
    				for($i=0;$i<5;$i++)
    				{
    					echo $i."<br/>";
    				}
    
    				for($i=0;$i>10;$i++)	//nilai $i akan di perbaharui, pada kondisi awal looping, tetapi pengecekan angsung berniali FALSE, sehingga tidka ada perulangan yang terjadi.
    				{
    					echo "cetak lagi. <br/>";
    				}
    
    			?>
    		

Nah, looping itu simple yang penting bayangkan saja looping yang terjadi. okey, contoh lagi.

	//Ini adalah contoh membuat persegi menggunakan 2 looping bertingkat.
	<?php
		for($i=0;$i<5;$i++)		//coba rubah 5 menjadi 10, apa yang terjadi?
		{
			for($j=0;$j<5;$j++)
			{
				echo "*";
			}
			echo "<br/>";
		}
	?>
	
	//ini adalah contoh membuat segitiga siku-siku menggunakan 2 loop
	<?php
		for($i=0;$i<5;$i++)
		{
			for($j=0;$j<=$i;$j++)
			{
				echo "*";
			}
			echo "<br/>";
		}
	?>
	//kalo yang alas di atas gimana? -> clue nya balik loop $j

Nah, latihan yang lebih dalam lagi bisa dilihat di materi berikut nya, “Latihan php Bagian 2”.

regard,
sebastian88

Flow Control – Branching

Juni 26, 2011 1 komentar

Berikutnya saya akan membahas “Flow Control – Branching”. Tutorial ini adalah tutorial lanjutan dari atikel sebelumnya yang berjudul “Flow Control – Sequent/Berurutan“.
Untuk melihat semua tutorial php, bisa mampir ke halaman “Materi-Materi Tutorial PHP“.

Branching/Percabangan
Okay, sekarang kita akan bahas mengenai Percabangan/Branching. Percabangan di php ada 2, yaitu “IF” dan “SWITCH”.

  • IF

    Syntax Umum Percabangan “IF”

    				if(exp1)
    				{
    					//statement 1
    				}
    				elseif(exp2)
    				{
    					//statement 2
    				}
    				else
    				{
    					//statement 3
    				}
    			[/sourceode]
    			<em>Syntax Lain "IF"</em>
    			
    				(exp1) ? -statement jika exp1 true- : -statement jika exp1 false- ;
    			

    Kurang lebih secara simple seperti itu. Oh ya, untuk contoh, sekalian kita belajar untuk operator logika. Mari kita lihat saja Contoh di bawah ini:

    			<?php
    				$a = "5";
    				$b = 5;
    				if($a == $b) echo "deklarasi beda, tapi dianggap sama <br/>";	//ini sekalian menunjukkan kalo ketika deklarasi menggunakan petik, dan tidak, di php di anggap sama.
    
    				$coba1 = "lima";
    				$coba2 = "sepuluh";
    				$coba3 = ($coba1 == $coba2);
    				if($coba3) echo "\$coba3 bernilai TRUE <br/>";
    				else echo "\$coba3 bernilai FALSE <br/>";
    				//yang tercetak adalah statement ELSE, karena $coba1 memang tidak sama dengan $coba2, dan nilai tersebut ditampung di dalam variabel $coba3
    
    				//coba kalo bertingkat
    				$var1 = TRUE;
    				$var2 = FALSE;
    				if($var1)
    				{
    					if(!$var2)
    					{
    						echo "Masuk ke A <br/>";
    					}
    					else
    					{
    						echo "Masuk ke B <br/>";
    					}
    				}
    				else
    				{
    					echo "Masuk ke C <br/>";
    				}
    				//yang tercetak adalah A, karena pengecekan pertama bernilai TRUE, kemudia masuk ke pengecekan !$var2 dimana dapat diartikan sebagai NOT $var2 = NOT FALSE = TRUE
    
    				(TRUE) ? $a="TRUE" : $a="FALSE" ;	//$a akan terisi dengan "TRUE", karena if TRUE.
    				echo $a."<br/>";
    
    				(FALSE) ? $a="TRUE" : $a="FALSE" ;	//$a akan terisi dengan "FALSE", karena if FALSE -> jelas masuk ke statement else.
    				echo $a."<br/>";
    
    				//kalo $a yang berisi string di masukkan ke IF gimana?
    				if($a) echo "tetap di anggap true <br/>";
    				else echo "di anggap false <br/>";
    				//yang di anggap tetap TRUE, berati tetap di anggap sebagai operator boolean
    
    				//kalo kita mau mencetak sesuatu setelah statement if, kita bisa pakai cara:
    				echo (TRUE) ? "cetak TRUE" : "cetak FALSE";	//cara ini lebih simple ketika percabangan hanya berisi degnan sebuah echo saja.
    			?>
    		
  • SWITCH

    Syntax Umum Percabangan “SWITCH”

    				switch($var)
    				{
    					case <nilai1> : (statement1);break;
    					case <nilai2> : (statement2);break;
    					case <nilai3> : (statement3);break;
    					....
    					default (statement default);
    				}
    			[/sourceode]
    			Syntax di atas sama dengan syntax penulisan if seperti di bawah ini:
    			
    				if($var == <nilai1>) (statement1)
    				elseif($var == <nilai2>) (statement2)
    				elseif($var == <nilai3>) (statement3)
    				....
    				else
    			

    Langsung saja kita masuk ke contoh penggunaan:

    			<?php
    				$pengecekan = "d";	//nanti di rubah-rubah value nya variabel ini yah untuk membuktikan percabangan-percabangan nya
    				switch($pengecekan)
    				{
    					case "a" : $a=10;echo $a."<br/>";
    					case "b" : $a=20;echo $a."<br/>";break;
    					case "c" : {
    						switch("none")
    						{
    							default : echo "switch bisa cuma default aja. <br/>";
    						}
    					} break;
    					case "d" : {
    						switch("case")
    						{
    							case "case" : echo "switch bisa cuma case aja. <br/>";
    						}
    					} break;
    					case "e": {
    						echo "di dalam sebuah case ";
    						if(TRUE) echo "bisa memiliki statement percabangan lain,";
    						echo "bahkan statement yang lebih kompleks sekalipun."
    					}
    					default : echo "ini masuk ke bagian default";
    				}
    
    			?>
    		

    cara belajar source code nya, adalah rubah value dari variabel $pengecekan sesuai dengan di bawah ini:

    1. ubah jadi “a”. Apa yang terjadi? Case nya masuk ke case yang mana? pasti case “a” dan “b”! yap, karena di bagian akhir case “a” tidak terdapat “break;” di akhir statement nya. jadi “break;” disini digunakan untuk menyetop case supaya tidak tercetak case yang di bawah nya.
    2. ubah jadi “c”. Apa yang terjadi? yup, switch bisa saja tidak memiliki case, hanya default aja.
    3. ubah jadi “d”. Apa yang terjadi? yup, switch bisa saja hanya memiliki case, tanpa perlu ada default.
    4. ubah jadi “e”. Yup, seperti tampilan nya, di dalam sebuah statement case, kita bisa memiliki statement-statement yang lebih kompleks sekalipun.

Percabangan itu simple, yang penting anda bisa membayangkan secara berurutan saja. Hal yang penting di dalam percabagan adalah kita harus menguasai operator logika, mungkin operator logika akan saya coba tambahkan di lain kesempatan karena kita hanya berfokus ke fungsi-fungsi, syntax-syntax php saya untuk kelompok tutorial ini.

regard,
sebastian88

Flow Control – Sequent

Juni 26, 2011 1 komentar

Berikutnya saya akan membahas “Flow Control – Sequent”. Tutorial ini adalah tutorial lanjutan dari atikel sebelumnya yang berjudul “Latihan php Bagian 1“.
Untuk melihat semua tutorial php, bisa mampir ke halaman “Materi-Materi Tutorial PHP“.

Dalam setiap bahasa pemrogramman, kita akan menemui 3 logika dasar, yaitu berurut(sequent), percabangan(branching), dan perulangan(looping). Dalam 3 artikel tutorial ke depan, akan dijelaskan ketiga hal tersebut.

Berurut Sequent
logika ini adalah logika paling sederhana, dimana setiap baris program akan dijalankan secara berurutan dari atas sampai ke bawah sampai baris yang terakhir. Sebenarnya ini sudah dicontohkan pada beberapa artikel sebelumnya, terutama pada artikel “Operator di dalam php“. Okay, akan saya berikan 1 contoh sederhana saja

	<?php
		$var1 = 10;
		echo "\$var1 = ".$var1."<br/>";	//oh ya, untuk mencetak dollar "$" kita harus menggunakan backslash "\"
		$var2 = 5;
		$var3 = 12;
		$var1 = $var2+$var1;
		echo "\$var1 = ".$var1."<br/>";
		echo "\$var2 = ".$var2."<br/>";
		echo "\$var3 = ".$var3."<br/>";
	?>

Nah, urutan program di atas adalah:

  1. Line 2 adl melakukan pengesetan pada variabel $var1 dengan nilai 10
  2. Line 3 adl menampilkan isi variabel $var1 yang diset nilainya pada line 2
  3. line 4 adl pengesetan variabel $var2 dengan 5
  4. line 5 adl pengesetan variabel $var3 dengan 12
  5. line 6 adl mengisi/menimpa nilai $var1 dengan penjumlahan $var2 + $var 3
  6. line 7 adl mencetak nilai $var1
  7. line 8 adl mencetak nilai $var2
  8. line 9 adl mencetak nilai $var3

Untuk materi “Flow Control – Sequent” kurang lebih ini yang dapat saya ajarkan, karena memang tidak terlalu banyak materi kali ini, hanya seputar konsep saja.
regard,
sebastian88

Latihan PHP Bagian 1

Juni 25, 2011 2 komentar

Berikutnya saya akan memberikan “Latihan php 1”. Tutorial ini adalah tutorial lanjutan dari atikel sebelumnya yang berjudul “Operator dalam php“.
Untuk melihat semua tutorial php, bisa mampir ke halaman “Materi-Materi Tutorial PHP“.

Karena materi masih belum memungkin untuk membuat program, maka kita akan mencoba latihan membaca program, dan melihat proses nya. Silahkan anda menebak hasil dari source program di bawah ini:

	<?php
		$a = 10;
		$b = 5;
		$c = $a + $b / 2;
		echo $a." ~ ".$b." ~ ".$c."<br/>";

		$c += 1;
		$c -= $a;
		++$b;
		echo $a." ~ ".$b." ~ ".$c."<br/>";

		$d = "5";
		$d *= $a;
		echo $a." ~ ".$b." ~ ".$c." ~ ".$d."<br/>";

		$d = $a.$b;
		++$a;
		$B = 0;
		$c -= 10;
		echo $a." ~ ".$b." ~ ".$c." ~ ".$d."<br/>";

		echo $a++." ~ ".--$b." ~ ".($c*3/2-0.75)."<br/>";
		echo ++$a." ~ ".--$b." ~ ".$c++."<br/>";
		echo $a--." ~ ".$b--." ~ ".$c.($d %= 10)."<br/>";
		echo $a--." ~ ".$b++." ~ ".$c.($d %= 10)."<br/>";
		echo $a." ~ ".$b." ~ ".$c." ~ ".$d."<br/>";			

	?>

Okey..bagaimana?pusing?
kalo pusing dan ingin tahu jawaban nya bisa download ke : 4shared.

regard,
sebastian88

Operator dalam php

Juni 24, 2011 3 komentar

Berikutnya saya akan membahas “syntax dasar dan variabel dalam php”. Tutorial ini adalah tutorial lanjutan dari atikel sebelumnya yang berjudul “Syntax Dasar dan Variabel dalam php“.
Untuk melihat semua tutorial php, bisa mampir ke halaman “Materi-Materi Tutorial PHP“.

*sekedar mengingatkan, semua file php disimpan di direktori htdoc (bisa difolder kan biar rapi), dan untuk mejalankan file tersebut, buka broser dan ketikkan url “localhost/namafolder/namafile.php”.

Operator memegang peranan yang sangat penting di dalam pemrogramman. Operator ada banyak jenisnya, antara lain operator aritmatika, oeprator pembanding, operator logika, dll. Nah, langsung aja di mulai:

  • Operator Artimatika

    Operator Kegunaan
    + Penjumlahan
    Pengurangan
    * Perkalian
    / Pembagian
    % Modulus (Sisa Hasil Bagi) -> 5%2=1, 6%3=0
    			<?php
    				//OPERATOR ARITMATIKA
    				$a = 2;
    				$b = 3;
    				$c = 5;
    				$d = 10;
    
    				echo "<br/> PENJUMLAHAN <br/>";
    				echo $a+$b;	//tercetak 5
    				echo "<br/>";
    				$f = $c+$d;
    				echo $f;		//tercetak 15
    				echo "<br/>";
    
    				echo "<br/> PENGURANGAN <br/>";
    				echo ($a-$d)."<br/>";	//tercetak -8
    				$f = $d-(-$c);
    				echo $f."<br/>";		//tercetak 15
    				echo -$d."<br/>";		//tercetak -10
    
    				echo "<br/> PERKALIAN <br/>";
    				echo ($a*$b)."<br/>";	//tercetak	6
    				echo ($b*-$c)."<br/>";	//tercetak -10
    
    				echo "<br/> PEMBAGIAN <br/>";
    				echo $d/$c."<br/>";		//tercetak 2
    				echo ($d/$b)."<br/>";	//tercetak 3.33333
    
    				echo "<br/> MODULUS <br/>";
    				echo ($d%$b)."<br/>";	//tercetak 1 karena 10/3 adalah 3 + 1 -> yang dicetak 1
    				echo $a%$b."<br/>";		//tercetak 2 karena 
    
    				echo "<br/> GABUNGAN <br/>";
    				echo (2*3+2/3)."<br/>";			//tercetak 6.66667, ingat perkalian & pembagian lebih 'kuat' daripada penjumlahan pengurangan
    				echo (10%3 + 2%3 *2)."<br/>";	//tercetak 5, modulus lebih 'kuat' daripada perkalian pembagian
    			?>
    		

    *untuk tambahan informasi, kita dapat mencetak satu baris di php walau itu merupakan angka ataupun huruf dengan penghubung titik “.” *

  • Operator Pembanding

    Operator Kegunaan
    == Sama Dengan
    === Identik
    != Tidak Sama Dengan
    < Lebih Kecil
    <= Lebih Kecil Sama Dengan
    > Lebih Besar
    >= Lebih Besar Sama Dengan

    Operator Pembanding merupakan operator yang hasilnya bernilai “TRUE” atau “FALSE”. Operator ini berguna untuk melakukan percabangan atau perulangan. Misal, 5 == 7 maka akan bernilai “FALSE”.
    Untuk Operator pembanding tidak dapat di lakukan tanpa percabangan atau perulangan, sehingga tidak diberikan contoh, contoh dan praktik nya akan diberikan pada bagian percabangan dan perulangan.

  • Operator Logika

    Operator Kegunaan
    And Dan
    && Dan
    Or Atau
    || Atau
    XOR Salah Satu Benar
    ! Tidak/Negasi

    Operator logika merupakan operator penghubung untuk operator pembanding. Sama seperti operator pembanding, operator ini memberikan hasil berupa “TRUE” atau “FALSE”. Operator ini menghubungkan/membandingkan variabel Boolean (TRUE FALSE). Misal, 3 > 9 && 3 == 7 || FALSE. Hasilnya adalah FALSE, karena operator “Dan” akan dikerjakan lebih dulu daripada operator “Or”.
    Untuk Operator Logika tidak dapat di lakukan tanpa percabangan atau perulangan, sehingga tidak diberikan contoh, contoh dan praktik nya akan diberikan pada bagian percabangan dan perulangan.

  • Operator Penggabung String
    Operator penggabung String adalah tanda titik “.”. Operator ini sudah sempat dicontohkan di atas. Untuk lebih jelasnya akan saya contohkan lagi.

    			<?php
    
    				$string1 = "5";
    				$string2 = "sebastian88";
    
    				$string3 = $string1.$string2;
    				echo $string3;	//tercetak 5sebastian88
    				echo "<br/>";
    
    				echo $string2." gabung dengan yang bukan variabel "."lho <br/>";
    
    				//ini yang agak unik di php, $string1 berisi string "5", tapi bisa dikalikan dengan angka
    				echo ($string1*3)."<br/>";	//tercetak 15
    			?>
    		
  • Operator Shortcut

    Operator Shortcut
    $a = $a + $b $a += $sb
    $a = $a – $b $a -= $sb
    $a = $a * $b $a *= $sb
    $a = $a / $b $a /= $sb
    $a = $a . $b $a .= $sb
    $a = $a + 1 a++
    $a = $a + 1 ++a
    $a = $a – 1 a–
    $a = $a – 1 –a

    Operator shortcut merupakan operator untuk memendekkan operator aritmatika.

    			<?php
    				$a = 1;
    				$b = 2;
    
    				echo $a."<br/>";	//tercetak 1	$a berisi 1
    
    				$a += 1;			//				$a berisi 1+1 = 2
    				echo $a."<br/>";	//tercetak 2
    
    				$a -= $b;			//				$a berisi 
    				echo $a."<br/>";	//tercetak 0	$a berisi 2-2 = 0
    
    				$a += 1;			//				$a berisi 0+1 = 1
    				$a *= $b;			//				$a berisi 1*2 = 2
    				echo $a."<br/>";	//tercetak 2
    
    				$a /= 2;			//				$a berisi 2/2 = 1
    				echo $a."<br/>";	//tercetak 1
    
    				$a.=$b;				//				$a berisi 1.2 = 12
    				echo $a."<br/>";	//tercetak 12
    
    				$a = 1;				//				$a berisi 1
    				$a++;				//				$a berisi 1+1 = 2
    				echo $a."<br/>";	//tercetak 2
    
    				++$a;				//				$a berisi 2+1 = 3
    				echo $a."<br/>";	//tercetak 3
    
    				$a = 1;				//				$a berisi 1
    				$a--;				//				$a berisi 1-1 = 0
    				echo $a."<br/>";	//tercetak 0
    
    				--$a;				//				$a berisi 0-1 = -1
    				echo $a."<br/>";	//tercetak -1
    
    
    				//nah, ini yang perlu diperhatikan untuk operator $a++ dan ++$a atau $a-- dan --$a
    				$a = 1;				//				$a berisi 1
    				echo $a++."<br/>";	//tercetak 1 -> kenapa?karena $a dicetak dulu baru di ++
    				echo $a."<br/>";	//tercetak 2 -> sudah di ++ dari operator line sebelum nya.
    
    				$a = 1;				//				$a berisi 1
    				echo ++$a."<br/>";	//tercetak 2 -> kenapa?karena $a di ++ dulu baru dicetak
    				echo $a."<br/>";	//tercetak 2 -> sudah di ++ dari operator line sebelum nya.
    				//ini juga berlaku pada operator $a-- dan --$a
    			?>
    		

Kurang lebih itu yang dapat saya bagikan untuk materi “Operator dalam php”. Apabila ada masukan dan saran, silahkan tinggalkan comment di sini.
Yap, materi ini selesai, bisa lanjut Ke latihn “Latihan php Bagian 1“.

regard,
sebastian88