Arsip

Archive for the ‘Pelajaran Berharga’ Category

Ancaman Gaya Hidup

Beberapa waktu yang lalu, saya membaca artikel yang sangat bagus. Saya akan coba jelaskan beberapa hal penting di dalam nya.

Pernah gak anda merasa sudah menata kehidupan keuangan? mungkin membagi dana untuk liburan, dana untuk pendidikan, dana untuk investasi, dll? Semuanya sudah di siapkan, mulai dari Rencana keuangan, rekening investasi, dll? Atau mungkin gaji/pendapatan anda habis di tengah jalan? Tapi setelah waktu berjalan, keuangan tidak kunjung membaik atu bertambah?
Jika ya, maka sebaiknya anda teruskan membaca artikel ini…:D

Menurut artikel tersebut, ada 2 masalah utama yang menyebabkan hal-hal di atas, yaitu:

  1. Tidak bisa membedakan antara dana untuk simpanan dan investasi. Coba cek antara masukan dan keluaran dana anda selama 1 bulan, besar mana? bila jawaban nya besar pengeluaran, berati anda mengalami hal ini. Bisa jadi anda menganggap bahwa gaji anda adalah simpanan, yang siap untuk dihabiskan 1 bulan berikut nya.
  2. Gaya Hidup Tinggi. Nah, ini masalah yang kerap dialami dan hingga saat ini sudah sekali mengobati. Penyakit gaya hidup ini banyak sebab, antara lain tuntutan pekerjaan, gengsi, dll. Gaya hidup emang hak setiap orang, tetapi cobalah membatasi seberapa besar dana yang bisa dikeluarkan untuk konsumsi dan gaya hidup.

Na, ini ada beberapa solusi yang sempat kepikiran dan pernah di baca dari beberapa artikel, mungkin bisa membantu anda lepas dari masalah di atas.

  • Atur pengeluaran, dana yang masuk jangan di samakan dengan dana yang keluar. Sebaiknya dibagi berdasarkan kebutuhan dan kegunaan saja. Cara mengaturnya bisa dengan menggunakan beberapa rekening, atau beberapa amplop yang memang disiapkan untuk keperluan tersebut.
  • Konsisten, bisa jadi kita berniat investasi, tetapi di tengah jalan merasa ada keinginan atau keperluan lain. Lihat dulu, apakah keperluan tersebut emang mendesak?atau itu hanya tuntutan gaya hidup?
  • Gaya hidup boleh dimiliki! Asal sesuai dengan besarnya ‘kantong’ yang kita miliki. Kita menabung itu untuk keperluan kita di masa mendatang, bahkan mungkin untuk anak cucu kita. Dan yang perlu kita ingat, kita bekerja dan menghasilkan uang bukan untuk di tabung dan tidak digunakan, tetapi untuk mendapatkan jaminan finansial.
  • Tentukan Prioritas. yap, kebutuhan ada yang mendesak dan tidak mendesak, penting dan kurang penting. coba pilah-pilah keperlan kita. utamakan yang menurut anda paling penting, bukan yang paling menyenangkan.

Saia bukan seorang ahli investasi, atau ahli psikologi, atau ahli mengatur uang, tetapi saya hanya ingin mencoba berbagi apa yang pernah saya baca dan pernah saya pikirkan…:D

regard,
sebastian88

Iklan

Disconnect To Connect

Sebuah iklan dari Thailand, mangstab banget makna yang di dapet in…:D
monggo di tilik, semoga berkenan…:D

regard,
sebastian88

Tampar pipi kanan berikan pipi kiri mu?

Februari 13, 2011 4 komentar

Yak, sesuai dengan kata-kata pada alkitab, Matius 5:39 yang berbunyi : “Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapapun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu

yak, kata-kata ini susah banget diterima bagi kita para manusia….tentu nya maksud Tuhan Yesus adalah untuk mengasihi lawan kita….
nah, ada sedikit masalah ketika mengartikan nya secara harafiah saja…berikut ini beberapa ilustrasi yang diberikan oleh Pdt. Raprap Luther Zwingly mengenai kesalahan akibat pengartian secara harafiah untuk ayat ini…

==Ilustrasi Pertama==
Ada 2 orang yang terlibat ke dalam perkelahian, kita sebut saja A dan B… A adalah orang yang berpegang kepada Alkitab…
Pada saat perkelahian, si B menampar pipi kanan si A… dan si A memberikan pipi kiri nya untuk ditampar oleh si B… Akhirnya si B menampar pipi kiri si A…
sesudah si B menampar pipi kiri si A, si A berkata : “yak, soal Alkitab sudah selesai, sekarang soal laki-laki!”
apa yang terjadi? Si A tetap menampar si B….

==Ilustrasi Pertama==
Ada 2 orang yang terlibat ke dalam perkelahian, kita sebut saja A dan B… A adalah orang yang berpegang kepada Alkitab…
Si B menampar pipi kiri si A..*orang yang tidak kidal tentunya lebih mudah menampar pipi kiri seseorang dengan tangan kanan nya.. si A segera membalas perbuatan si B…
lho kenapa kog si A membalas?padahal si A berpegang pada Alkitab….
yak, jawab nya adalah karena Tuhan Yesus mengajarkan nya “menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu”, bukan “menampar pipi kirimu, berilah juga kepadanya pipi kananmu”, salah nya tampar pipi kiri dulu!

Yak, itu ilustrasi singkat mengenai kesalahan bila kita mengartikan ayat di Alkitab secara harafiah…:)
Credit to
Pdt. Raprap Luther Zwingly, Kotbah 13-Feb-2011

Regard,
sebastian88 as schizophrenz

Obedience to our God!

Februari 13, 2011 Tinggalkan komentar

Obedience is your decision.

Obedience is

  • No complaining
  • No arguing
  • No questioning
  • Have a cheerful heart
  • Do it completely
  • Do it immidiately

Without obedience, we can never be what God wants us to become.

Regard,
Sebastian88 as schizophrenz

[Komik]Setan Menggugat!

Februari 13, 2011 5 komentar

Credit to Aji Prasetyo..
Berikut ini ada karya Aji Prasetyo…karya nya jozz buat pengembangan diri dan renungan kita bersama…:)
monggo di simak komik nya….

Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket
Photobucket

regard,
sebastian88 as schizophrenz

Tuhan tidak tolong?

Januari 30, 2011 Tinggalkan komentar

Pernah kah anda merasa Tuhan tidak menolong kita? atau pernah kah merasa kalo doa kita tidak dijawab Tuhan?
ada 1 kisah yang mungkin bisa menjawab pertanyaan di atas…:)

Pada suatu hari di sebuah desa, terjadi banjir besar. Setiap hari hujan, ketinggian air semakin meningkat. Pada saat ketinggian air setinggi pinggul, semua warga mulai mengungsi dibantu oleh tim SAR. Tetapi tinggal 1 orang yang bersikeras tetap di rumah nya.
Seorang yan tinggal itu berkata , “tenang Tuhan pasti tolong, aku gak butuh mengungsi”. Akhirnya tim SAR meninggalkan orang itu sendiri di rumah nya.
Waktu terus berlalu, dan ketinggian air semakin bertambah. Saat ini ketinggian air sudah setinggi dada. Tim SAR kembali ke orang yang tetap tinggal dan meminta orang itu ikut mengungsi. Tetapi dijawab oleh orang itu, “aku akan tetap tinggal, karna Tuhan akan melindungiku.”. Untuk yang kedua kalinya, tim SAR pergi dari rumah orang itu.
Kemudian ketinggian air terus meningkat hingga setinggi leher, tim SAR kembali menjemput orang itu dan kembali mendapatkan penolakan dari orang itu untuk yang ketiga kalinya.
Akhirnya orang itu mati tenggelam dan naik ke surga menemui Tuhan. Orang itu kekudian bertanya, “Tuhan, kenapa Engkau tidak menolongku?” . Kemudian Tuhan menjawab, “Aku sudah menolong mu sebanyak 3 kali tetapi kau tidak menerima nya.”

Dari cerita di atas, kita bisa belajar bahwa bantuan Tuhan tidak datang sendiri. Bantuan Tuhan datang melalui orang orang yang dipilihnya sebagai saluran berkat. Dalam memilih pekerjaan, dalam mencari sekolah, dll peka lah terhadap setiap tawaran, karna mungkin iu adalah pertolongan dari Tuhan.

Regard,
Sebastian88 as schizophrenZ

Chinese Wisdom – Part 1

Januari 29, 2011 2 komentar

Cerita bijak china emang buanyak banget…dan dari sana kita bisa belajar banyak hal menarik…berikut ini beberapa pepatah china yang sudah di inggris kan bagian pertama…*semoga ada part 2 dan seterusnya…:)

  • Provisions should be arranged before an army is mobilized.
    Yang artinya, apa saja yang kita lakukan, harus kita persiapkan sebaik-baiknya sehingga kesuksesan pasti tercapai.
  • Wisdom comes from experience.
    Yang artinya, latihan atau pengalaman adalah cara yang terbaik untuk mempelajari sesuatu.
  • How can you catch tiger cubs without entering the tiger’s lair?
    Yang artinya, kita tidak dapat mencapai kesuksesan tanpa kesulitan dan resiko. Hanya mereka yang tidak takut terhadap kesulitan yang bisa mendapatkan kesuksesan.
  • A little error may lead to a large discrepancy.
    Yang artinya, pada saat melakukan sesuatu, harus serius dan berhati-hati. Karena kesalahan kecil dapat menimbulkan kerugian besar.
  • Keep the general goal in sight while trackling daily task.
    Yang artinya, lihatlah kondisi sekitar dan milikilah pandangan yang jauh saat kita melakukan sebuah usaha.

regard,
sebastian88 as schizophrenz