Beranda > Programming, Website > Syntax dasar dan variabel dalam php

Syntax dasar dan variabel dalam php

Berikutnya saya akan membahas “syntax dasar dan variabel dalam php”. Tutorial ini adalah tutorial lanjutan dari atikel sebelumnya yang berjudul “Setting php dan MySQL di Mac OS X” dan “Setting php dan MySQL di Windows“.
Untuk melihat semua tutorial php, bisa mampir ke halaman “Materi-Materi Tutorial PHP“.

*sekedar mengingatkan, semua file php disimpan di direktori htdoc (bisa difolder kan biar rapi), dan untuk mejalankan file tersebut, buka broser dan ketikkan url “localhost/namafolder/namafile.php”.

Semua syntax php dituliskan di antara tag “<?php” dan “?>”. Sedangkan untuk mencetak sesuatu menjadi sebuah string HTML, digunakan syntax echo seperti di bawah ini:

		<?php
			echo "echo di dalam php digunakan untuk mencetak string HTML.";
		?>
	

oh ya, pada bagian akhir sebuah baris di sourcecode php, selalu di akhiri dengan tanda “titik koma” ( ; ).
Sedangkan garis miring ganda ( // ) digunakan untuk meletakkan comment di dalam php. Comment biasanya digunakan untuk membuat keterangan di file php. Comment merupakan bagian dari source code yang tidak diparsing dan dicetak, hanya digunakan untuk dokumentasi.

		<?php
			//ini adalah block comment, dan tidak akan diparsing tau di proses.
		?>
	

php biasanya dikombinasikan dengan HTML, dan sangat jarang sekali digunakan secara sendirian tanpa HTML kecuali pembuatan fungsi. Sekarang akan saya contohkan pemanfaatan HTML dan php. Contoh:

		<html>
		<head>
			<title>Contoh Tutorial Syntax dasar dan variabel dalam php</title>
		</head>
		<body>
			<?php
				echo "ini adalah contoh pemanfaatan php dan HTML.";
			?>
		</body>
		</html>
	

Nah, kurang lebih itu pemanfaatan HTML dan php. Yang di dalam tutorial ini, kita akan lebih membahas ke pemrogramman menggunakan php, sehingga tidak terlalu membahas mengenai HTML (dianggap mengerti, bila masih kurang mengerti HTML, bisa request ke saya).

Yang berikutnya variabel di dalam php. Variabel merupakan tempat di memori yang digunakan untuk menampung suatu data/nilai. variabel di php di awalai dengan tanda “dollar” ($). Dan untuk penamaan variabel bersifat case-sensitive, sehingga $a tidak sama dengan $A. Penamaan variabel diawali dengan huruf(a-z,A-Z) atau dengan menggunakan underscore ( _ ), kemudian baru diikuti dengan angka, huruf, underscore, atau karakter ascii lain antara 127 sampai 255.
Tanda titik digunakan untuk menggabungkan 2 buah string atau lebih. *untuk leih jelasnya akan dijelaskan pada bagian operator.

		<?php
			$var = "Danny";
			$Var = "Sebastian"
			//kemudian coba kita cetak untuk membuktikan case-sensitive
			echo $var." ".$Var;
		?>
	

buat file baru atau bisa edit file php yang lama.

		<?php
			$123var = "valid?"; //tidak valid, karna diawali dengan angka
			$_123var = "valid?"; //valid, karena diawali dengan underscore
		?>
	

Variabel pada php adalah by value. dimana pengesetan nlai terhadap sebuah variabel tidak mempengaruhi variabel lain nya. tetapi untuk mengakses variabel by reference digunakan tanda “&” pada awal variabel. Contoh:

		<?php
			$A = "Danny";	//assign nilai "Danny" ke variabel $A
			echo $A."<br/>";	//akan tercetak "Danny"
			$B = &$A;	//Reference atau menunjuk lokasi memori $A menggunakan variabel $B
			echo $B."<br/>";	//akan tercetak nilai dari lokasi memori yang ditunjuk oleh $B, sehingga akan tercetak "Danny"
			$B = "Sebastian";	//assign nilai "Sebastian" ke lokasi memori yang disimpan $B dan menimpa nilai di dalam variabel $A (yang ditunjuk oleh $B)
			echo $B."<br/>";	//akan tercetak "Sebastian"
			echo $A."<br/>";	//akan tercetak "Sebastian"
		?>
	

Pendeklarasian variabel di dalam php adalah implisit, dimana tidak diperlukan sebuah pendeklarasian awal untuk mempersiapkan sebuah variabel terlebih dahulu. Variabel dapat digunakan langsung saat dilakukan assign nilai terhadap variabel tersebut.
Selain itu variabel yang ditulis di tag php yang berbeda dapat digunakan kembali di tag variabel yang lain. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat contoh:

		<?php
			//ini adalah tag PHP yang pertama
			$var = "variabel A";	//assign ke $var
			echo $var."<br/>";
			//kemudian tag php pertama di tutup
		?>
		<table>
			<tr><td>misal ada sebuah tabel</td></tr>
		</table>
		<?php
			//ini adalah tag PHP yang kedua, dan terpisah oleh tabel dari tag php pertama
			echo $var."<br/>";	//$var akan tetap mencetak "variabel A"
		?>
	

Kurang lebih itu yang dapat saya bagikan untuk materi “syntax dasar dan variabel di dalam php”. apabila ada masukan dan saran, silahkan tinggalkan comment di sini.
Yap, materi ini selesai, bisa lanjut baca materi “Operator dalam php“.

regard,
sebastian88

Iklan
  1. Belum ada komentar.
  1. Juni 24, 2011 pukul 9:13 pm
  2. Juni 24, 2011 pukul 9:13 pm
  3. Juni 24, 2011 pukul 10:41 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: